Keterangan Gambar : Subari pegiat literasi
Berikut artikel tentang Gerakan "Satu Dosen Satu Buku" (SDSB) yang digagas oleh Subari:
Satu Dosen Satu Buku (SDSB) merupakan gerakan yang selama belum populer di kalangan masyarakat. Sebenarnya para Dosen sudah mengetahui jika setiap enam bulan sekali harus membuat tulisan artikel hasil penelitian maupun nulis buku untuk laporan e kinerja sebagai Dosen. Untuk Meningkatkan Budaya Menulis di Kalangan Dosen , Subari, seorang pegiat literasi nasional yang tinggal di Pasuruan, menggagas Gerakan "Satu Dosen Satu Buku" (SDSB) untuk meningkatkan budaya menulis di kalangan dosen. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong dosen untuk menulis dan menerbitkan buku sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
Latar Belakang
Menurut Subari, budaya menulis di kalangan dosen masih belum optimal. Banyak dosen yang belum memiliki pengalaman menulis buku, sehingga kualitas pendidikan dan penelitian belum maksimal.
Oleh karena itu, Subari menggagas Gerakan SDSB (satu Dosen Satu Buku) untuk mendorong dosen untuk menulis dan menerbitkan buku.
Tujuan gerakan SDSB memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Meningkatkan budaya menulis di kalangan dosen.
2. Mendorong dosen untuk menulis dan menerbitkan buku.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
Gerakan menulis ini di mulai dari Dosen itu sendiri dan di dukung oleh pihak manajemen kampus, sehingga gerakan Satu Dosen Satu Buku akan segera terwujud. Untuk mewujudkan kegiatan itu perlu pendampingan dari pihak ketiga agar terlaksana dengan baik,
sebelum agenda tersebut di lakukan ada beberapa agenda yang perlu diperhatikan , antara lain:
1. Pihak kampus memberikan himbauan agar semua Dosen harus melakukan menulis buku khusus untuk dosen.
2. Pembentukan klub menulis di perguruan tinggi.
3. Memberikan pelatihan untuk Penulisan buku khusus dosen.
4. Penerbitan buku yang ditulis oleh dosen. Dan di masukan dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi.
Menurut Subari, Gerakan SDSB ( satu Dosen Satu Buku) diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:
1. Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian Dosen
2. Mendorong dosen untuk gemar menulis dan menerbitkan buku.hasil penelitian maupun sendiri
3. Meningkatkan sumber Daya manusia dan gerakan budaya menulis di kalangan dosen.dan civitas akademika.
Dengan adanya Gerakan Satu Dosen Satu Buku (SDSB) akan dapat menjadi motivasi dan sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan para peneliti di Indonesia. Untuk memberikan kemudahan para peneliti dan Dosen untuk publikasi hasil risetnya, kini Subari membuat aplikasi jurnal ilmiah yang bisa di jadikan solusi menerbitkan naskahnya. Jurnal ilmiah itu di beri nama jurnal ilmiah solusi Indonesia ( jasindo di bawah naungan PT. Pasuruan Berkah Solusindi.)
Tulis Komentar